Di Desa Maen, terdapat sebuah tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini, yaitu adat Tulude. Adat ini merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Nusa utara yang kaya dan beragam.
Tulude sendiri adalah sebuah ritual yang dilakukan untuk menghormati dan memohon berkat dari leluhur dan Tuhan Yang Maha Esa. Ritual ini biasanya dilakukan pada Awal Tahun di bulan januari.
Dalam pelaksanaan adat Tulude, masyarakat Nusa Utara akan mengadakan sebuah upacara yang diawali dengan pembacaan doa dan nyanyian-nyanyian tradisional. Setelah itu, mereka akan melakukan ritual-ritual seperti memotong Kue tamo, yang menjadi inti dari Acara adat tersebut.
Salah satu hal yang paling menarik dari adat Tulude adalah kolaborasi antara Suku seperti Nusa utara, Minahasa, Atinggola, Bugis, bahkan Dari jawa yang menambahkan kesan Keberagaman Suku Dan Budaya.
Adat Tulude tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menghormati leluhur dan Tuhan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan kekerabatan di antara masyarakat Desa maen. Dalam upacara ini, mereka akan berkumpul, berbagi, dan bersyukur atas nikmat yang telah diterima.
Dengan demikian, adat Tulude merupakan salah satu contoh kekayaan budaya Indonesia yang masih terjaga dengan baik hingga saat ini. Kelestarian adat ini juga merupakan bukti dari kesadaran dan penghargaan masyarakat terhadap warisan budaya leluhur mereka.